Jumat, 26 Februari 2016

Bukit Kaba Bengkulu



Bukit Kaba Bengkulu


Bukit Kaba Bengkulu
Bukit Kaba merupkan sebuah bukit yang terdapat di gunung berapai yang terdapat di Bengkulu. Bukit Kaba di Bengkulu menyediakan berbagai panorama menarik yang sayang untuk dilewatkan. di lokasi ini ada 8 kawah gunung berapi yang 5 diantaranya tertutup oleh rimbunnya vegetasi. Untuk menikmati indahnya kawah di Bukit Kaba pengunjung harus melewati sekitar 307 anak tangga. Lokasi tempat wisata Bukit Kaba ini adalah di Desa Sumber Urip, KEcamatan Selupuh Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Menaiki anak tangga di Bukit Kaba ini menimbulkansensasi tersendiri. Kebanyakan pengunjung akan berkemah agar dapat menikmati idahnya bukit barisan dari atas serta gemerlapnya Kota Curup di malam hari dilihat dari atas.

Kota Curup Bengkulu

Kota Curup Bengkulu

 

 

Kota Curup Bengkulu
Selain Rumah kediaman Bung Karno, ternyata Bengkulu juga masih memiliki tempat bersejarah lainnya. Salah satu tempat yang juga bersejarah di Bengkulu adalah di Kota Curup yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Di Kota ini terdapat rumah salah seorang Gubernur Pemerintahan Inggris yang sangat terkenal yaitu Raflesia Arnoldi. Raflesia Arnoldi juga dikenal dengan penemu bunga bangkai yang sampai sekarang masih hidup di Kebun Raya Bogor. Kota Curup memiliki pemandangan yang sangat indah, hal itu karena lokasi kota ini terdapat di ketinggian 100 - 1000 meter dpl. Kota Curup terdapat di atas pegunungan Bukit Barisan dengan pemandangan sekitar berupa ladang-ladang sayur yang diselimuti kabut khas pegunungan.

Sungai Air Berau

Sungai Air Berau

 

 

 Sungai Air Berau  

Sungai Berau berada di Kabupaten Muko-muko, Bengkulu. Sungai ini menjadi lokasi favorit untuk arung jeram karena arusnya yang deras. Selain arung jeram, ada banyak pengunjung yang memilih memancing dan menangkap ikan di sungai ini.
Jika datang di saat yang tepat, Anda bisa menyaksikan upacara ‘anak daro mandi ke air’ yang merupakan ritual memandikan anak bayi yang baru lahir di sungai ini. Ada juga lomba dayung sampan yang diadakan saat hari jadi Kabupaten Muko-muko.

Pulau Tikus

Pulau Tikus

 

 

 Pulau Tikus  

Pulau Tikus merupakan tempat wisata bahari favorit d Bengkulu. Pulau karang seluas 2 hektar ini berada sekitar 10 km dari pusat kota Bengkulu. Dari Pantai Pasir Panjang, Anda bisa menempuh perjalanan selama 40 menit dengan perahu motor untuk bisa sampai ke pulau ini.
Jika beruntung, Anda bisa menyaksikan penyu hijau dan penyu sisik sedang bertelur pada malam hari. Hanya berada di pulau saat siang hari? Tenang, Anda tetap bisa menikmati tempat wisata ini dengan berbagai kegiatan seru seperti menyelam, snorkeling dan juga memancing.
Di sini, ada sebuah mercusuar yang masih berfungsi. Pulau ini menjadi tempat berlabuh sementara bagi kapal-kapal saat ada gelombang besar.

Danau Mas Harun Bastari

Danau Mas Harun Bastari

 

 

 Danau Mas Harun Bastari   

Jika Danau Dendam Tak Sudah memiliki nama yang unik, Danau Mas Harun Bastari memiliki sebuah pulau yang unik di tengahnya. Danau ini memiliki sebuah pulau yang berbentuk huruf C. Warga sekitar mengatakan bahwa huruf C tersebut melambangkan nama kota Curup.
Di sekitar danau terdapat kebun sayuran milik warga dan pepohonan rindang untuk Anda berteduh. Tempat wisata ini memiliki fasilitas yang tergolong lengkap untuk pengunjungnya mulai dari lahan parkir, mushola, toilet, arena bermain anak, toko suvenir dan warung makan.
Kegiatan yang bisa Anda lakukan di sini tentu saja memancing. Selain itu, ada juga wahana permainan lain seperti sepeda air, flying fox dan juga berkeliling danau dengan perahu.
Tempat wisata ini berada di Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Danau Dendam Tak Sudah

Danau Dendam Tak Sudah

 

 

 Danau Dendam Tak Sudah 

Danau ini memiliki nama yang unik, ya? Ada yang mengatakan bahwa nama ini berasal dari sebuah legenda. Dahulu, ada sepasang kekasih yang tak direstui oleh keluarga masing-masing dan memutuskan untuk menenggelamkan diri di danau ini. Setelah sepasang kekasih ini lenyap di danau, hubungan kedua keluarga masih memburuk. Hal ini yang kemudian membuat banyak orang menyebutnya Danau Dendam Tak Sudah.
Terlepas dari cerita rakyat tersebut, danau ini memiiki pemandangan yang indah dan menjadi salah satu tempat wisata di Bengkulu yang banyak dikunjungi untuk keperluan rekreasi dan juga penelitian. Di sini, Anda bisa menemukan anggrek langka yaitu anggrek pensil.
Ada banyak warung makan yang bisa Anda singgahi untuk bersantai dan mencicipi kuliner khas Bengkulu sambil menikmati pemandangan danau yang indah. Anda juga bisa memancing di tengah danau dengan menyewa rakit dari nelayan setempat.
Danau Dendam Tak Sudah berada di kota Curup, Bengkulu Utara, atau sekitar 6 km dari pusat kota Bengkulu.

Pantai Tapak Paderi

Pantai Tapak Paderi




Pantai Tapak Paderi   satu lagi pantai yang banyak dikunjungi di Bengkulu. Namanya Pantai Tapak Paderi, tempat wisata di Bengkulu ini hanya berjarak 100 meter dari Benteng Marlborough. Pantai ini terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya yang indah. Banyak pengunjung yang memilih menikmati momen ini dengan jagung bakar, pisang bakar dan es kelapa muda yang banyak dijual di sekitar pantai.

Pantai ini juga biasa digunakan sebagai lokasi Festival Tabot yang merupakan peringatan wafatnya Husein bin Ali bin Abu Thalib. Ada banyak pertunjukan seni dan perlombaan yang diadakan pada saat festival. Selain itu juga digelar pasar kaget yang menjual berbagai kuliner, pakaian dan suvenir khas Bengkulu.

Pantai Pasir Panjang

Pantai Pasir Panjang

 

 

 Pantai Pasir Panjang  

Pantai ini memiliki garis pantai sepanjang 7 km dan menjadi salah satu pantai dengan garis terpanjang di Indonesia. Selain garis pantai, garis pasang-surutnya juga mencapai 500 meter karena tak ada batu karang yang menghalangi ombaknya. Satu lagi yang unik adalah Anda tak akan menemukan pohon kelapa layaknya di banyak pantai. Di sini, pohon kelapa digantikan dengan deretan pohon cemara dan pinus.
Fasilitas di pantai ini pun tergolong lengkap mulai dari tempat bermain anak, restoran, toko suvenir sampai penginapan. Tempat wisata di Bengkulu ini terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya yang indah. Selain itu pada pagi dan sore hari, pantai ini digunakan sebagai lintasan jogging.
Tempat wisata alam ini terletak di kawasan bisnis, sehingga dekat dengan gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan. Dari pusat kota Bengkulu, Pantai Pasir Panjang dapat ditempuh dalam waktu 15 menit berkendara.

Museum Negeri Bengkulu

Museum Negeri Bengkulu

 

 

 Museum Negeri Bengkulu   

Museum Negeri Bengkulu menjadi tempat wisata yang tepat bagi Anda yang menyukai wisata sejarah dan budaya. Museum yang beralamat di Jalan Pembangunan No. 8, Padang Harapan, Bengkulu, ini memiliki lebih dari 6.000 koleksi benda-benda bersejarah yang terbagi menjadi 10 kategori.
Salah satu koleksinya yang mendapat perhatian banyak pengunjung adalah mesin cetak ‘uang merah’ dengan merek Golden Press. Selain itu, koleksi lainnya adalah 126 buah naskah kuno anonim, kain khas Bengkulu yang dikenal dengan Kain Bersurek, miniatur rumah adat, peralatan rumah tangga zaman dahulu, pakaian adat dan senjata tradisional.
Tempat wisata ini buka setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional, mulai pukul 08:00 sampai 13:00.

Masjid Jamik Bengkulu

Masjid Jamik Bengkulu



Masjid Jami Bengkulu   

Selama diasingkan, Bung Karno ternyata tak hanya sibuk dengan buku-bukunya dan upaya memerdekakan Indonesia. Presiden pertama Indonesia ini juga meninggalkan jejaknya dalam Masjid Jamik Bengkulu.
Bersama warga setempat, ia membagun kembali sebuah masjid tua di ujung Jalan Soeprapto, pusat kota Bengkulu. Hasil karyanya yang bisa dilihat adalah dari atap masjid berbentuk limas yang menggambarkan persatuan budaya di Bengkulu dan di Indonesia. Selain itu, ia juga menambahkan beberapa tiang dengan ukiran berwarna emas.
Masjid yang telah menjadi salah satu tempat wisata di Bengkulu ini berjarak 1,2 km dari Benteng Marlborough.

Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah Pengasingan Bung Karno


Rumah Pengasingan Bung Karno 
Rumah di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Gading Cempaka, ini menjadi saksi perjuangan Bung Karno bersama rakyat Indonesia merebut kemerdekaan. Selama empat tahun, 1938 – 1942, rumah berukuran 9 x 18 meter ini menjadi tempat tinggal Bung Karno.
Arsitektur Cina terlihat dari bentuk lubang angin dan ornamen khas Tionghoa di beberapa bagian rumah. Diduga rumah ini sebelumnya adalah milik pedagang Cina yang kemudian disewa oleh Belanda sebagai tempat pengasingan Bung Karno.
Di dalam tempat wisata ini, Anda bisa melihat buku-buku koleksi Bung Karno. Ada juga sepeda, meja, kursi, ranjang, mesin jahit bahkan surat cinta antara Bung Karno dan Fatmawati dahulu. Menariknya, di belakang rumah terdapat sebuah sumur tua yang mitosnya bisa mengabulkan permohonan jika pengunjung membasuh wajah dengan airnya.
Hanya dengan 2.500 Rupiah, Anda sudah bisa masuk ke tempat wisata di Bengkulu yang penuh nilai sejarah ini. Rumah pengasingan ini ramai dikunjungi saat akhir pekan.
 

Benteng Marlborough

Benteng Marlborough

 

 

Benteng Marlborough   

Benteng ini menjadi salah satu bukti bahwa Inggris pernah berkuasa di sini. Jika dahulu digunakan sebagai sebuah benteng pertahanan, sekarang benteng ini menjadi salah satu tempat wisata di Bengkulu yang banyak dikunjungi.
Dibangun pada tahun 1713 – 1719, Benteng Marlborough disebut sebagai benteng pertahanan terkuat kedua yang dimiliki Inggris di wilayah timur setelah Benteng St. George di India. Benteng dengan luas 240 x 170 meter ini jika dilihat dari atas bentuknya menyerupai kura-kura. Ada sebuah jembatan yang menghubungkan antara bagian kepala dan badan ‘kura-kura raksasa’ ini.
Selain menjadi benteng pertahanan, tempat wisata ini dulunya juga digunakan sebagai tempat penyimpanan dan perdagangan rempah-rempah di wilayah timur Indonesia. Di dalam benteng, Anda bisa menemukan ruang tahanan, kantor pemerintahan Inggris, meriam, ruang perlindungan, gudang senjata dan terowongan dengan ukuran 6 x 2 meter.
Jika menggunakan bus, Anda bisa naik bus jurusan Terminal Bengkulu – Alun-alun Bengkulu kemudian turun di depan tempat wisata ini.

Minggu, 21 Februari 2016

Pantai Padang Padang

Pantai Padang Padang

 

 

 Pantai Padang Padang   keindahan pantai ini telah diakui dunia buktinya tempat ini dijadikan tempat syuting film Eat Pray Love Pada 2010 yang dibintangi aktris Julia roberts, selain itu lokasi pantai ini juga pernah di jadikan lokasi syuting video klip Michael Learns To Rock sekitar tahun 1996.

Untuk akses ke Objek wisata Pantai Padang-padang ini sangat mudah, mobil, motor dan kendaraan lainya sangat mudah untuk menuju ke lokasi, dari Denpasar bisa ditempuh sekitar 45 menit berkendaraan. 

Di Pantai Padang Padang Wisatawan bisa hanya sekedar jalan-jalan menikmati segarnya udara Pantai Padang-padang, santai sambil berjemur, berenang, melihat sunset/ matahari tenggelam yang indah ataupun berselancar. 

Pantai Lovina

Pantai Lovina

 

 

 Pantai Lovina Pantai Lovina atau Lovina terletak sekitar 9 Km sebelah barat kota Singaraja, ini merupakan salah satu obyek wisata yang ada di Bali Utara. Wisatawan baik asing maupun lokal banyak yang berkunjung ke sana, selain untuk melihat pantainya yang masih alami, juga untuk melihat ikan lumba-lumba yang banyak terdapat di pantai ini. Dengan menyewa perahu nelayan setempat, kita dapat mendekati lumba-lumba. Berbagai penginapan mulai dari Inn hingga Cottages tersedia dengan harga yang sangat terjangkau.

   

Pantai Legian

Pantai Legian

 

  Pantai Legian 

Lokasi Pantai Legian ini berada tidak jauh dari pantai Kuta, lebih tepatnya berada disebelah utaranya. Para Wisatawan asing menyebut pantai ini dengan sebutan Legian Beach In Indonesia.
Bahkan sudah banyak majalah tour & travel dunia menyebutkan “Indonesia travel” sebagai pantai yang wajib dikunjungi ketika sedang berlibur di Indonesia.
Perbedaan yang menonjol dari pantai Legian dengan pantai Kuta Bali adalah jika di pantai Legian ini memberikan kesan resort dan jauh lebih tepat buat Anda yang tidak terlalu suka dengan keramaian dan ingin lebih bersantai di pantai. Berbeda lagi dengan Pantai Kuta Bali yang setiap harinya selalu ramai dikunjungi wisawatan.
Pantai Legian juga punya pasir putih, sama halnya seperti pantai Kuta Bali namun disini relatif lebih sepi jika dibandikan dengan pantai Kuta Bali. Di kawasan wisata Legian ini, wisatawan yang paling dominan adalah wisatawan dari mancanegara, kebanyakan wisatawan yang berasal dari Australia.


Wisatawan Australia dan wisatawan domestik adalah mayoritas wisatawan yang berlibur di pantai ini. Hampir sebagian besar hotel yang berada di kawasan pantai ini, tamu mereka adalah wisatawan Australia dan domestik.
Pantai ini, tidak hanya menawarkan wisata pantai Bali, tapi juga menawarkan wisata kuliner dan hiburan malam. Di daerah Legian banyak terdapat shoping center, restoran, bar, cafe, pub, mini market, warung makan sederhana yang menyuguhkan makanan dan minuman sampai larut malam tentunya sambil diiringi oleh live musik.
Legian dapat di katakan pantai wisata di Bali idola wisatawan Australia. Karena biaya wisata murah, tersedia fasilitas berstandar international, aman, akses satu lokasi ke lokasi lain sangat berdekatan dan tidak terlalu ramai seperti pantai Kuta Bali. Dikalangan wisatawan domestik, pantai Legian terkenal sebagai salah satu pantai tempat bule memakai bikini di Bali.
Lokasi pantai Legian sangat berdekatan dengan airport Ngurah Rai yang hanya berjarak 6 kilometer, jika tidak terjadi kemacetan anda dapat akan sampai di lokasi pantai sekitar 20 menit dari airport.
Mencari akomodasi di pantai ini, sangatlah mudah. Mulai dari hotel berbintang sampai losmen tersedia di kawasan wisata ini. Jika anda ingin mencari penginapan murah di Legian anda dapat mencoba Tune Hotel Legian atau hotel Kumala.

Tempat Wisata Pantai Pasir Putih

Tentunya pulau Bali tidak hanya memiliki satu pantai yang bagus. Jika anda ingin tahu daftar pantai di Bali yang patut anda kunjungi saat liburan, anda dapat lihat daftarnya disini, pantai pantai di Bali.
Sebagian besar wisatawan domestik pernah mendengar nama pantai Pandawa Bali. Saat ini pantai Pandawa menjadi idola wisatawan domestik saat melakukan liburan ke Bali. Karena menawarkan pantai pasir putih yang bersih dan tersedia aktivitas wisata bahari bermain kano. Ombak di pantai Pandawa sangat tenang dan mudah untuk wisatawan yang bersama anak-anak untuk berenang di pantai.

.Pantai Dreamland

Pantai Dreamland

 

  Pantai Dreamland salah satu tempat wisata di Bali menarik lainya yaitu seperti Pantai Dreamland, panorama alamnya indah dengan dikelilingi banyak tebing-tebing yang menjulang tinggi dan juga karang yang mengelilingi pantai.

Pastinya area wisata yang satu ini tentu tidak bisa dilewatkan begitu saja. Untuk Anda yang Ingin berkunjung? dapat langsung menuju ke lokasinya yang ada di kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort).
Jarak dan Waktu tempuh untuk dapat sampai di lokasi pantai ini jika dari pantai Kuta kurang lebih membutuhkan waktu 30 menit.
Pantai Dreamland hampir mirip dengan pantai Kuta yang sudah tersohor. Pasir putih dan juga celah karang yang cukup terjal menjadi sebuah keindahan pemandangan yang memikat mata wisatawan.
Lokasi pantai yang berpasir putih bersih ini terdapat di pantai sempit dan tepat di bawah dinding dari karang curam sangat cocok untuk dijadikan tempat menikmati matahari tenggelam atau bisa juga sekedar melihat atraksi dari para peselancar.
Ombaknya yang tinggi dan juga besar membuat pantai ini banyak diminati oleh banyak sekali penggemar olahraga selancar air (surfing), bahkan Pantai Dreamland sekarang juga sudah dijadikan sebagai surfing spot yang masih baru untuk kawasan Bali.

Pantai Seminyak

Pantai Seminyak

 

 

Pantai Seminyak 

Pantai seminyak (beberapa orang menyebutnya Pantai Dhyanapura) terletak kawasan Desa Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Pantai ini memiliki pasir yang sangat lembut dan landai. Di dekat pantai ini terdapat banyak restorant, hotel, maupun villa, sehingga banyak wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal yang datang.
Pantai ini terletak di sebelah utara pantai Kuta. Atmosfernya hampir sama dengan pantai Kuta, namun karena lokasinya agak jauh dari pusat keramaian Kuta, pengunjung pantai Legian dan Seminyak tidak sebanyak pantai Kuta.
Kawasan Legian awalnya adalah sebuah desa agraris. Meski letaknya di tepi pantai, sebagian besar warganya hidup dari bertani. Hanya sebagian kecil warga Legian berprofesi sebagai nelayan. Begitu kunjungan ke kawasan wisata Kuta semakin membludak, luberan pengunjung mengarah ke Legian dan Seminyak yang letaknya bersebelahan. Dua desa tersebut pun turut berbenah dan menyediakan berbagai fasilitas untuk pelancong.
 Pantai seminyak ini juga sering disebut dengan nama Pantai Dhyanapura, sebuah pantai di Bali yang memiliki pasir lembut dan landai.

Banyak hal seru dan kegiatan dapat Anda lakukan ketika berkunjung ke Pantai Seminyak. Sebagai sebuah pantai yang punya panorama keindahan Matahari tenggelam yang cantik, Seminyak juga mengundang banyak sekali wisatawan pada waktu petang akan menjelang.
Di garis pantai Seminyak, tampak deretan payung-payung yang memang disediakan khusus untuk wisatawan (tamu) hotel yang ada di sekitarnya. Saat malam akan menjelang, Seminyak menyuguhkan indahnya pemandangan Matahari Tenggelam.

Pura Uluwatu

Pura Uluwatu

Pura Uluwatu 
Pura Luhur Uluwatu atau Pura Uluwatu merupakan pura yang berada di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung.
Pura yang terletak di ujung barat daya pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin. Pura ini pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali pada akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah atau Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu.[1]
Pura Uluwatu terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, berfungsi sebagai penyangga kesucian pura.
Pura Uluwatu mempunyai beberapa pura pesanakan, yaitu pura yang erat kaitannya dengan pura induk. Pura pesanakan itu yaitu Pura Bajurit, Pura Pererepan, Pura Kulat, Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan. Masing-masing pura ini mempunyai kaitan erat dengan Pura Uluwatu, terutama pada hari-hari piodalan-nya. Piodalan di Pura Uluwatu, Pura Bajurit, Pura Pererepan dan Pura Kulat jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia setiap 210 hari. Manifestasi Tuhan yang dipuja di Pura Uluwatu adalah Dewa Rudra.[2]
Pura Uluwatu juga menjadi terkenal karena tepat di bawahnya adalah pantai Pecatu yang sering kali digunakan sebagai tempat untuk olahraga selancar, bahkan even internasional seringkali diadakan di sini. Ombak pantai ini terkenal amat cocok untuk dijadikan tempat selancar selain keindahan alam Bali yang memang amat cantik.

Ubud

Ubud

Ubud 
Desa Ubud, daerah seni yang sangat sering disebut sebagai desa bertaraf internasional. Semua orang yang telah mengenal tempat wisata Ubud Bali pasti mengatakan, Ubud memang pantas untuk menyandang predikat desa internasional. Sebagian besar dipinggir jalan di kawasan ubud terdapat restaurant, hotel, galeri dan toko-toko yang menjual kerajinan lokal.
Tempat wisata di Ubud Bali sangat terkenal terkenal, baik di Indonesia maupun ke mancanegara, kecamatan yang memiliki lokasi yang terletak di antara persawahan dan kawasan hutan diapit oleh jurang-jurang dengan sungai, yang membuat lokasi ini, menggambarkan alam yang sangat indah.
Selain karena kondisi alam, Ubud juga terkenal karena seni dan budaya Bali dan sangat berkembang dari tahun ketahun. Sebagian masyarakat Ubud, kehidupan sehari-hari mereka tidak lepas dari unsur seni dan budaya. Juga sebagian masyarakatnya bermata pencaharian sebagai seniman.
Baik seniman lukis, seniman kerajinan tangan ataupun seniman tari. Jika anda mencari galeri-galeri seni, maka anda harus datang ke Ubud, karena di sini terdapat banyak galeri-galeri tentang seni, serta pementasan seni musik dan seni tari, yang dipentaskan setiap malam bergiliran di segala penjuru.
Selain itu di objek wisata Ubud juga terdapat hotel-hotel berbintang, untuk para wisatawan menginap. Selain hotel berbintang, di objek wisata Ubud juga banyak terdapat penginapan dengan harga yang murah. Mungkin anda sering mendengar tentang pasar seni Sukawati, di Ubud juga terdapat pasar seni dan lebih dikenal dengan nama pasar seni Ubud.
Ubud Art Market / pasar seni Ubud, juga menjual kerajinan lokal dengan harga murah seperti di pasar Sukawati.
Jika anda ingin mengunjungi desa Ubud, supir kami siap mengantarkan anda desa Ubud, jika anda menyewa kendaraan dengan supir di rental mobil Bali.
Selain itu, kami juga menyediakan tour murah di Bali secara khusus untuk tour di Ubud. Untuk lebih detail tentang paket tour ke Ubud, silakan klik link ini, paket tour Ubud.

Tanjung Benoa

Tanjung Benoa

Tanjung Benoa  
Tanjung Benoa adalah sebuah kelurahan di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Tanjung Benoa merupakan tempat wisata di Bali yang terkenal akan pantainya. Tempat ini juga merupakan surganya wahana air seperti banana boat, scuba diving, parasailing, rolling donut, seawalker, flying fish, snorkeling dll. Selain itu, terdapat pelayaran menuju Pulau Penyu tempat hidup dan penangkaran seekor kura-kura, ular, jalak bali, dan sebagainya.[1] Sehingga tidak salah kalau Tanjung Benoa dikenal sebagai pusat wisata bahari di Bali.
Aktifitas wahana air sangat tergantung dari kondisi pasang surut air laut yang dikenal istilah pasang purnama dan pasang tilem. Jika kena pengaruh bulan mati (tilem), atraksi wisata laut baru bisa dilangsungkan di atas pukul 11.00 hingga sore. Sebaliknya, kalau terkena pengaruh pasang purnama (bulan penuh), wisatawan bisa memulai aktivitas wisata tirta sejak pagi hari, sekitar pukul 09.00 hingga sore hari biasanya sampai jam 4 sore. Bibir pantai Tanjung Benoa memiliki laut yang aman, nyaman dan indah. Karang lautnya masih lestari, sehingga ombak akan pecah di luar, sebelum menyentuh bibir pantai. Karena itu, di pantai Tanjung Benoa dikenal istilah ''laut dangkal'' dan ''laut dalam''.[2]
Pesisir pantai Tanjung Benoa mencakup tujuh lingkungan/banjar, enam di antaranya masuk wilayah Kelurahan Tanjung Benoa (Banjar Kerta Pascima, Anyar, Tengah, Purwa Santi, Panca Bhineka, dan Banjar Tengkulung), sedangkan Banjar Terora masuk wilayah Kelurahan Benoa. Luas keseluruhannya 400,39 hektar, 226,64 hektar di antaranya adalah luar wilayah Banjar Terora. Dengan demikian luas wilayah Tanjung Benoa hanya 173,75 hektar