Minggu, 21 Februari 2016

Pantai Seminyak

Pantai Seminyak

 

 

Pantai Seminyak 

Pantai seminyak (beberapa orang menyebutnya Pantai Dhyanapura) terletak kawasan Desa Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Pantai ini memiliki pasir yang sangat lembut dan landai. Di dekat pantai ini terdapat banyak restorant, hotel, maupun villa, sehingga banyak wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal yang datang.
Pantai ini terletak di sebelah utara pantai Kuta. Atmosfernya hampir sama dengan pantai Kuta, namun karena lokasinya agak jauh dari pusat keramaian Kuta, pengunjung pantai Legian dan Seminyak tidak sebanyak pantai Kuta.
Kawasan Legian awalnya adalah sebuah desa agraris. Meski letaknya di tepi pantai, sebagian besar warganya hidup dari bertani. Hanya sebagian kecil warga Legian berprofesi sebagai nelayan. Begitu kunjungan ke kawasan wisata Kuta semakin membludak, luberan pengunjung mengarah ke Legian dan Seminyak yang letaknya bersebelahan. Dua desa tersebut pun turut berbenah dan menyediakan berbagai fasilitas untuk pelancong.
 Pantai seminyak ini juga sering disebut dengan nama Pantai Dhyanapura, sebuah pantai di Bali yang memiliki pasir lembut dan landai.

Banyak hal seru dan kegiatan dapat Anda lakukan ketika berkunjung ke Pantai Seminyak. Sebagai sebuah pantai yang punya panorama keindahan Matahari tenggelam yang cantik, Seminyak juga mengundang banyak sekali wisatawan pada waktu petang akan menjelang.
Di garis pantai Seminyak, tampak deretan payung-payung yang memang disediakan khusus untuk wisatawan (tamu) hotel yang ada di sekitarnya. Saat malam akan menjelang, Seminyak menyuguhkan indahnya pemandangan Matahari Tenggelam.

Pura Uluwatu

Pura Uluwatu

Pura Uluwatu 
Pura Luhur Uluwatu atau Pura Uluwatu merupakan pura yang berada di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung.
Pura yang terletak di ujung barat daya pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin. Pura ini pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali pada akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah atau Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu.[1]
Pura Uluwatu terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, berfungsi sebagai penyangga kesucian pura.
Pura Uluwatu mempunyai beberapa pura pesanakan, yaitu pura yang erat kaitannya dengan pura induk. Pura pesanakan itu yaitu Pura Bajurit, Pura Pererepan, Pura Kulat, Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan. Masing-masing pura ini mempunyai kaitan erat dengan Pura Uluwatu, terutama pada hari-hari piodalan-nya. Piodalan di Pura Uluwatu, Pura Bajurit, Pura Pererepan dan Pura Kulat jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia setiap 210 hari. Manifestasi Tuhan yang dipuja di Pura Uluwatu adalah Dewa Rudra.[2]
Pura Uluwatu juga menjadi terkenal karena tepat di bawahnya adalah pantai Pecatu yang sering kali digunakan sebagai tempat untuk olahraga selancar, bahkan even internasional seringkali diadakan di sini. Ombak pantai ini terkenal amat cocok untuk dijadikan tempat selancar selain keindahan alam Bali yang memang amat cantik.

Ubud

Ubud

Ubud 
Desa Ubud, daerah seni yang sangat sering disebut sebagai desa bertaraf internasional. Semua orang yang telah mengenal tempat wisata Ubud Bali pasti mengatakan, Ubud memang pantas untuk menyandang predikat desa internasional. Sebagian besar dipinggir jalan di kawasan ubud terdapat restaurant, hotel, galeri dan toko-toko yang menjual kerajinan lokal.
Tempat wisata di Ubud Bali sangat terkenal terkenal, baik di Indonesia maupun ke mancanegara, kecamatan yang memiliki lokasi yang terletak di antara persawahan dan kawasan hutan diapit oleh jurang-jurang dengan sungai, yang membuat lokasi ini, menggambarkan alam yang sangat indah.
Selain karena kondisi alam, Ubud juga terkenal karena seni dan budaya Bali dan sangat berkembang dari tahun ketahun. Sebagian masyarakat Ubud, kehidupan sehari-hari mereka tidak lepas dari unsur seni dan budaya. Juga sebagian masyarakatnya bermata pencaharian sebagai seniman.
Baik seniman lukis, seniman kerajinan tangan ataupun seniman tari. Jika anda mencari galeri-galeri seni, maka anda harus datang ke Ubud, karena di sini terdapat banyak galeri-galeri tentang seni, serta pementasan seni musik dan seni tari, yang dipentaskan setiap malam bergiliran di segala penjuru.
Selain itu di objek wisata Ubud juga terdapat hotel-hotel berbintang, untuk para wisatawan menginap. Selain hotel berbintang, di objek wisata Ubud juga banyak terdapat penginapan dengan harga yang murah. Mungkin anda sering mendengar tentang pasar seni Sukawati, di Ubud juga terdapat pasar seni dan lebih dikenal dengan nama pasar seni Ubud.
Ubud Art Market / pasar seni Ubud, juga menjual kerajinan lokal dengan harga murah seperti di pasar Sukawati.
Jika anda ingin mengunjungi desa Ubud, supir kami siap mengantarkan anda desa Ubud, jika anda menyewa kendaraan dengan supir di rental mobil Bali.
Selain itu, kami juga menyediakan tour murah di Bali secara khusus untuk tour di Ubud. Untuk lebih detail tentang paket tour ke Ubud, silakan klik link ini, paket tour Ubud.

Tanjung Benoa

Tanjung Benoa

Tanjung Benoa  
Tanjung Benoa adalah sebuah kelurahan di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Tanjung Benoa merupakan tempat wisata di Bali yang terkenal akan pantainya. Tempat ini juga merupakan surganya wahana air seperti banana boat, scuba diving, parasailing, rolling donut, seawalker, flying fish, snorkeling dll. Selain itu, terdapat pelayaran menuju Pulau Penyu tempat hidup dan penangkaran seekor kura-kura, ular, jalak bali, dan sebagainya.[1] Sehingga tidak salah kalau Tanjung Benoa dikenal sebagai pusat wisata bahari di Bali.
Aktifitas wahana air sangat tergantung dari kondisi pasang surut air laut yang dikenal istilah pasang purnama dan pasang tilem. Jika kena pengaruh bulan mati (tilem), atraksi wisata laut baru bisa dilangsungkan di atas pukul 11.00 hingga sore. Sebaliknya, kalau terkena pengaruh pasang purnama (bulan penuh), wisatawan bisa memulai aktivitas wisata tirta sejak pagi hari, sekitar pukul 09.00 hingga sore hari biasanya sampai jam 4 sore. Bibir pantai Tanjung Benoa memiliki laut yang aman, nyaman dan indah. Karang lautnya masih lestari, sehingga ombak akan pecah di luar, sebelum menyentuh bibir pantai. Karena itu, di pantai Tanjung Benoa dikenal istilah ''laut dangkal'' dan ''laut dalam''.[2]
Pesisir pantai Tanjung Benoa mencakup tujuh lingkungan/banjar, enam di antaranya masuk wilayah Kelurahan Tanjung Benoa (Banjar Kerta Pascima, Anyar, Tengah, Purwa Santi, Panca Bhineka, dan Banjar Tengkulung), sedangkan Banjar Terora masuk wilayah Kelurahan Benoa. Luas keseluruhannya 400,39 hektar, 226,64 hektar di antaranya adalah luar wilayah Banjar Terora. Dengan demikian luas wilayah Tanjung Benoa hanya 173,75 hektar

Danau Beratan Bedugul

Danau Beratan Bedugul

Danau Beratan Bedugul 
Danau Bratan adalah sebuah danau yang terletak di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Danau yang terletak paling timur di antara dua danau lainnya yaitu Danau Tamblingan dan Danau Buyan, yang merupakan gugusan danau kembar di dalam sebuah kaldera besar, Danau Bratan terbilang cukup istimewa.
Berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan Denpasar-Singaraja serta letaknya yang dekat dengan Kebun Raya Eka Karya menjadikan tempat ini menjadi salah satu andalan wisata pulau Bali. Disamping mudah dijangkau Danau Bratan juga menyediakan beragam pesona dan akomodasi yang memadai.
Di tengah danau terdapat sebuah pura yaitu Pura Ulun Danu, yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai pemberi kesuburan.

Lokasi Danau Beratan Bedugul terdapat di daerah pegunungan dengan dikelilingi oleh suasana alam yang sangat asri. Di Danau Beratan Bedugul terdapat sebuah pura yang bernama Pura Ulun Danu.
Pura Ulun Danu berada di pinggir Danau Beratan Bedugul dan menjadi salah satu daya tarik yang utama dari Danau Beratan Bedugul.
Disini para wisatawan juga bisa menikmati permainan air dengan menyewa perahu yang tersedia di Danau Beratan Bedugul.
Lokasi Bedugul terdapat di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Untuk dapat sampai ke Bedugul para wisatawan yang ingin berkunjung harus menempuh jarak kurang lebih sekitar 6 km jika dari Bandara Ngurah Rai.
Dan apabila Anda menempuh perjalanan dari Kota Singaraja jaraknya sekitar 41 km melewati perjalanan darat.

TANAH LOT

TANAH LOT

 
Tanah Lot  
Tanah Lot merupakan tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi karena memiliki keindahan alam yang luar biasa, terutama pada waktu matahari akan terbenam.
 Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam.
Di Tanah Lot terdapat 2 Pura yang merupakan sebuah pura tempat untuk memuja dewa laut. Pura Tanah Lot ini terdapat di atas sebuah batu karang yang besar dan ada di pinggir laut.
Ketika air laut sedang pasang, anda tidak bisa mendekat ke Pura Tanah Lot dikarenakan sekitar batu karang yang menyangga Pura Tanah Lot ini akan dikelilingi air laut.
Pada waktu air laut surut Anda bisa melihat beberapa ular laut yang jinak disini dan menurut penduduk setempat, ular ini adalah penjaga Pura Tanah Lot. Selain itu, di lokasi wisata yang satu ini Anda juga bisa memegang ular suci yang jinak tersebut dan tidak membahayakan.

PANTAI SANUR

PANTAI SANUR




Pantai Sanur 


Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal di pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di Kotamadya Denpasar.
Karena memiliki ombak yang cukup tenang, maka pantai Sanur tidak bisa dipakai untuk surfing layaknya Pantai Kuta [1]. Tak jauh lepas Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian.
Pantai Sanur juga dikenal sebagai Sunrise beach (pantai Matahari terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta.
Karena lokasinya yang berada di sebelah timur pulau Bali, maka pantai Bali ini menjadi lokasi yang tepat untuk menikmati sunrise atau Matahari terbit. Hal ini menjadikan tempat wisata ini makin menarik, bahkan ada sebuah ruas di pantai Sanur ini yang bernama pantai Matahari Terbit karena pemandangan saat Matahari terbit sangat indah jika dilihat dari sana.
Sepanjang pantai Bali ini menjadi tempat yang pas untuk melihat Matahari terbit. Apalagi sekarang sudah dibangun semacam sanderan yang berisi pondok-pondok mungil yang bisa dijadikan tempat duduk-duduk menunggu Matahari terbit. Selain itu, ombak di pantai ini relatif lebih tenang sehingga sangat cocok untuk ajang rekreasi pantai anak-anak dan tidak berbahaya.
Selain itu, pengunjung bisa melihat Matahari terbit dengan berenang di pantai. Sebagian kawasan pantai ini mempunyai pasir berwarna putih yang eksotis. Dilengkapi dengan pohon pelindung, pengunjung bisa duduk-duduk sambil menikmati jagung bakar ataupun lumpia yang banyak dijajakan pedagang kaki lima.
Sepanjang tempat wisata pantai Bali ini sekarang sudah dilengkapi dengan penunjang wisata berupa hotel, restoran ataupun kafe-kafe kecil serta art shop. Salah satu hotel tertua di Bali dibangun di pantai ini. Hotel ini bernama Ina Grand Bali Beach yang terletak persis di tepi pantai. Selain itu, sepanjang garis pantai juga dibangun semacam area pejalan kaki yang seringkali digunakan sebagai jalur jogging oleh wisatawan ataupun masyarakat lokal. Jalur ini terbentang ke arah selatan melewati pantai Shindu, pantai Karang hingga Semawang sehingga wisatawan bisa berolahraga sekaligus menikmati pemandangan pantai di pagi hari.